Lewati ke konten utama

Integrasi PPPoE & DHCP dengan RADIUS

Setelah MikroTik Anda berhasil terhubung dengan server RADIUS AmanPay, langkah krusial berikutnya adalah mengonfigurasi layanan PPPoE Server dan DHCP Server agar proses autentikasi (pemeriksaan username/password/MAC) serta pencatatan traffic dialihkan ke sistem billing.


1. Integrasi RADIUS dengan PPPoE Server

Untuk melayani pelanggan PPPoE, Anda perlu menyiapkan IP Pool, membuat Profile khusus RADIUS, dan mengaktifkan integrasi Authentication, Authorization, and Accounting (AAA).

A. Membuat IP Pool PPPoE

IP Pool digunakan sebagai cadangan rentang IP lokal jika billing tidak mendistribusikan IP statis kepada pelanggan.

Buka terminal MikroTik dan jalankan:

Terminal MikroTik
/ip pool
add name=pool-pppoe ranges=10.20.20.2-10.20.20.254

Tampilan IP Pool di Winbox

B. Membuat PPP Profile Default RADIUS

Buat profil PPP baru yang akan menjadi template dasar bagi seluruh klien PPPoE yang berhasil login melalui RADIUS.

Terminal MikroTik
/ppp profile
add name=profile-radius local-address=10.20.20.1 remote-address=pool-pppoe

C. Membuat PPPoE Server

Tambahkan PPPoE Server dan arahkan pada interface yang mengarah ke pelanggan (misalnya ether2 atau antarmuka VLAN), lalu gunakan profile yang baru saja dibuat.

Terminal MikroTik
/interface pppoe-server server
add service-name=pppoe-amanpay interface=ether2 default-profile=profile-radius disabled=no

Tampilan Pengaturan PPPoE Server

D. Mengaktifkan PPP AAA (Gunakan RADIUS)

Langkah paling penting adalah menginstruksikan MikroTik untuk melempar permintaan autentikasi ke server AmanPay, bukan ke menu Secrets lokal.

Terminal MikroTik
/ppp aaa
set use-radius=yes interim-update=5m
  • use-radius=yes: Mengaktifkan validasi pengguna ke server RADIUS.
  • interim-update=5m: Mengirimkan data pemakaian kuota/bandwidth pelanggan ke billing setiap 5 menit.

Tampilan Pengaturan PPP AAA


2. Integrasi RADIUS dengan DHCP Server

Untuk pelanggan yang menggunakan otentikasi IP Statis/Hotspot tanpa dial-up PPPoE (biasanya divalidasi berdasarkan MAC Address), Anda perlu menghubungkan DHCP Server ke RADIUS.

A. Membuat IP Pool & Network DHCP

Buat rentang IP dan konfigurasi network (Gateway & DNS) untuk pelanggan DHCP.

Terminal MikroTik
/ip pool
add name=pool-dhcp ranges=192.168.10.2-192.168.10.254

/ip dhcp-server network
add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=8.8.8.8,8.8.4.4

B. Membuat DHCP Server Terintegrasi RADIUS

Buat DHCP Server pada interface distribusi (misalnya ether3) dan aktifkan opsi use-radius=yes.

Terminal MikroTik
/ip dhcp-server
add name=dhcp-amanpay interface=ether3 address-pool=pool-dhcp use-radius=yes disabled=no

Jika Anda sudah memiliki DHCP Server sebelumnya dan hanya ingin mengaktifkan fitur RADIUS-nya, gunakan perintah berikut (ganti dhcp1 dengan nama server Anda):

Terminal MikroTik
/ip dhcp-server
set [find name="dhcp1"] use-radius=yes

Tampilan Pengaturan DHCP Server RADIUS

:::info Prioritas Alokasi IP Ketika use-radius=yes diaktifkan pada DHCP Server, MikroTik akan bertanya ke server AmanPay terlebih dahulu (misalnya mencocokkan MAC Address). Jika pelanggan terdaftar di billing, AmanPay akan memberikan IP Statis. Jika tidak terdaftar, MikroTik baru akan memberikan IP dinamis dari pool-dhcp. :::